mtsn2mataram- Pada Jum’at (23/11/2018) civitas MTsN 2 Mataram memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul Awwal 1440 H. mengambil tema “Mari Kita Jadikan Peringatan Nabi Muhammad SAW Sebagai Sarana untuk Menumbuhkan Semangat Belajar dan Budaya Kerja Islami”. Bertempat di halaman madrasah, acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Mataram, Bapak/Ibu Guru dan Karyawan, mahasiswa PPL Universitas Mataram dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram serta seluruh peserta didik Kelas VII, VII, dan IX MTsN 2 Mataram.

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi SAW ini bersamaan dengan acara pelepasan dan penarikan Mahasiswa PPL Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang sudah melakukan praktik mengajar selama kurang lebih 3 (tiga) bulan di MTsN 2 Mataram.

Mengawali kegiatan ini siswa dan seluruh hadirin membaca Al-Quran Juz ‘Amma, melaksanakan sholat Dhuha 4 rakaat dan membaca Asma’ul Husna serta doa yang menjadi pembiasaan siswa setiap hari sebelum memulai kegiatan pembelajaran kelas.

Pada kesempatan tersebut kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ustadz. Ahmad Munadi, M.PdI. Dalam ceramahnya Ustadz Munadi mengungkapkan bahwa peringatan Maulid bukanlah sekedar seremonial saja
apalagi sekedar penyajian makanan yang banyak namun Maulid Nabi Muhammad SAW adalah pelajaran mahal tentang lahirnya tokoh fenomenal, sebagai tokoh pertama yang paling berpengaruh di dunia yang wajib kita ambil dan ikuti suri tauladannya.

Ust. Munadi menambahkan kaitannya dengan tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menumbuhkan semangat belajar bahwa siswa itu ada 4 tipe. Tipe pertama siswa wajib artinya siswa yang taat, mengerjakan tugas guru dengan baik dan tepat waktu, sopan dan tidak banyak bermasalah. Tipe kedua sunnah artinya siswa kadang taat kadang bermasalah, kemudian tipe ketiga makruh artinya siswa dibenci atau selalu berbuat salah, tidak mengerjakan tugas, tidak disiplin, tidak sopan dll makanya dibenci oleh guru atau temannya sendiri. Dan terakhir tipe haram, yakni tipe siswa yang selalu bermasalah dan sering masuk BP.

Dalam kesempatan ini kepala madrasah H. Marzuki menegaskan dan mengharapkan agar siswa-siswa MTsN 2 Mataram menjadi siswa yang bertipe wajib dan sunnah “minimal anak-anakku menjadi tipe sunnah dan alangkah baiknya tipe wajib”, ungkapnya pada saat memberikan sambutan dan pelepasan mahasiswa PPL Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Semoga dengan peringatan Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H pada tahun 2018 ini bisa kita ambil hikmah dan suri tauladannya untuk mendidik diri, keluarga dan anak-anak peserta didik agar lebih baik lagi. Amin. (lan)