mtsn2mataram- Hari Selasa, 6 Februari 2018 petugas dari Balai POM Mataram yakni Baiq Suriati, S.Si, M.Si, Else Hanifah, S,Farm dan Amalia Sukma Ridhai melakukan sosialisasi keamanan pangan/KP dan sampling di MTsN 2 Mataram menggunakan mobil laboratorium keliling (mobling).

Dijelaskan oleh Baiq Suriati sebagai ketua tim dari Balai POM Mataram bahwa Mobling merupakan salah satu upaya Badan POM untuk mengetahui profil peredaran pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti pormalin atau boraks yang sasarannya pada kantin yang ada di sekolah.

MTsN Mataram mendapat kesempatan untuk dilakukan pengujian sampling. Sampling yang dilakukan tersebut berjumlah 45 sampel, antara lain (nasi goreng, mi goreng, es cendol, putu ayu, singkong balado, pukis ,dll) dan dilakukan pengujian sampel menggunakan Rapid Test terhadap 4 bahan berbahaya yang sering disalah gunakan pada pangan yaitu Borax, , Formalin, Rhodamin B serta Methanil Yellow.

Berdasarkan hasil uji terhadap pangan jajanan anak sekolah di kantin MTsN 2 Mataram disimpulkan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya. “Hasilnya sangat memuaskan karena dari sekian sampel yang diuji tidak ada satupun ditemukan sampel yang positif mengandung Bahan Berbahaya, jadi jajanan dan makanan yang ada di kantin ini (red. MTsN 2 Mataram) semuanya aman dan layak dikonsumsi”, ujar Suriati usai melakukan uji sampling.

Hal ini tentu saja mengindikasikan bahwa kantin MTsN 2 Mataram telah memenuhi persyaratan menjadi sekolah kantin sehat yang bebas dari bahan berbahaya bagi siswa.

Di tempat yang berbeda Kepala MTsN 2 Mataram, Drs. H. Marzuki, M.Pd mengatakan, pihaknya sangat senang sekali akan hadirnya Balai POM Mataram yang telah menguji PJAS dan melakukan KIE. “Semoga anak-anak bisa memahami jajanan yang aman, jajan yang dibolehkan dan tidak untuk di konsumsi. Jajan harus bebas bahaya fisik, biologis dan kimia”, ungkapnya. (Lan)