Inmas–Peninjauan lokasi budidaya ikan di MTs.N 2 Mataram oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah NTB setelah berakhirnya acara pembinaan untuk peningkatan disiplin dan kualitas kinerja civitas MTs.N 2 Mataram, 13 Agustus 2021. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat lebih dekat mengenai salah satu rencana program yang dibuat oleh Bapak Kepala MTs.N 2 Mataram.

Semenjak kehadirannya selaku Kepala di MTs.N 2 Mataram, Sumber Hadi telah merencanakan sebuah program budidaya ikan. Rencana ini terlintas setelah melihat potensi lahan yang dimilki MTs.N 2 Mataram serta kondisi lingkungan madrasah yang terletak di Gegutu, daerah yang identik dengan budidaya ikannya. Untuk itu, baginya menjadi penting mengeksplorasi potensi sumber daya yang dimiliki Madrasah.

“Gegutu itu lumbung ikan, maka MTs.N 2 Mataram yang berada di wilayah Gegutu harus mampu membaca potensi dan kebutuhan masyarakat sekitar. Ikon itu harus dilestarikan walau dalam lingkungan Madrasah, karena pendidikan secara luas adalah tetang apa yang kita lakukan yang berkaitan dengan penanaman nilai oleh masyarakat secara luas” ungkap Sumber Hadi.

Program ini sekaligus menindak lanjuti materi diskusi terobosan baru, yaitu memperkenalkan peserta didik  pada hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, tentu saja masih dengan memperhatikan kurikulum yang telah ada.

Program ini diharapkan dapat menggali arah minat dari diri peserta didik, sekaligus memperkenalkan tentang budidaya ikan kepada mereka. Dimana budidaya perikanan ini adalah usaha dalam bentuk pemeliharaan dan pengembangbiakan ikan. Manfaat atau hasil yang didapatkan dari kegiatan pemeliharaan ikan ini bisa berupa produksi ikan yang dapat dijual atau untuk keperluan konsumsi sendiri.

Selanjutnya, rancangan dari rencana program budidaya perikanan ini sendiri akan melibatkan kerjasama antara guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan juga Prakarya. Karena kedua mata pelajaran tersebut yang dinilai paling sesuai untuk menjalankan program budidaya perikanan ini.

Besar harapan Madrasah agar peserta didik memiliki sudut pandang yang lebih luas tentang bakat dan minat mereka, dalam artian peserta didik mampu menanamkan bahwa budidaya perikanan ini memiliki prospek karir ke depannya. Sehingga peserta didik memiliki gambaran dalam pemilihan sekolah lanjutan mereka nantinya.

Program ini merupakan sebuah inovasi terbaru di dunia Madrasah tepatnya di Kota Mataram yakni melibatkan peserta didik sebagai pelaku utama.  Selain itu, pertumbuhan industri perikanan semakin meningkat sehingga kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang perikanan semakin dibutuhkan. Senada dengan kebijakan baru yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim yakni Merdeka Belajar.

Kebijakan ini menyongsong sistem pengajaran yang sebelumnya banyak berfokus di dalam kelas menjadi di luar kelas. Fokus pembelajaran ini diharapkan akan memberikan lebih banyak ruang gerak dan diskusi bagi peserta didik. Tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga lebih membentuk karakter peserta didik.

Setiap peserta didik sebenarnya memiliki bakat dan kecerdasannya dalam bidang masing-masing. Melalui merdeka belajar ini nantinya akan terbentuk para peserta didik yang siap kerja dan kompeten di lingkungan masyarakat.

Team Humas MTs.N Mataram