Mataram– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Palang Merah Remaja (PMR) MTs Negeri 2 Mataram. Dalam ajang Gebyar Lomba Relawan (GELORA) VI yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Mataram pada Rabu–Minggu, 15-19 Juli 2026, kontingen PMR MTs Negeri 2 Mataram tampil gemilang dengan memborong 11 piala sekaligus meraih Juara Umum Tingkat Madya se-Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai kontingen PMR dari jenjang SMP dan MTs se-Nusa Tenggara Barat sebagai wadah untuk mengasah keterampilan, pengetahuan, serta jiwa kemanusiaan para anggota PMR.
Pada kompetisi tersebut, PMR MTs Negeri 2 Mataram berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 Cerdas Cepat, Juara 1 dan Juara 3 Tandu Darurat, Juara 1 dan Harapan Perawatan Keluarga, Juara 1 Pertolongan Pertama, Juara 1 Pasang Bongkar Tenda, Juara 1 Poster, serta Juara 2 Pengurangan Risiko Bencana. Akumulasi perolehan nilai dari berbagai cabang lomba tersebut mengantarkan PMR MTs Negeri 2 Mataram dinobatkan sebagai Juara Umum Tingkat Madya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan PMR di MTs Negeri 2 Mataram. Melalui latihan yang terencana, kedisiplinan, kerja sama tim, serta semangat kemanusiaan yang terus ditanamkan, para anggota PMR mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing secara sportif dengan peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat.
Plt. Kepala MTs Negeri 2 Mataram, Siti Hapsah, S.P., mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih tim PMR. Menurutnya, keberhasilan menjadi Juara Umum merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkesinambungan, semangat pantang menyerah para peserta, serta kerja sama yang solid antara siswa, pembina, dan seluruh pihak yang mendukung.
“Prestasi ini membuktikan bahwa ketekunan dalam berlatih dan kesungguhan dalam belajar akan membuahkan hasil yang membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PMR dan para pembina yang telah mengharumkan nama MTs Negeri 2 Mataram. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga semangat melayani sesama, dan menginspirasi peserta didik lainnya agar berani berprestasi di berbagai bidang,” tutur Siti Hapsah.


