Mataram – MTs Negeri 2 Mataram menyelenggarakan Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Menggunakan Artificial Intelligence (AI) dengan Pendekatan Deep Learning pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menyusun perangkat pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan karakter.
Workshop diikuti oleh seluruh guru MTsN 2 Mataram dengan menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, H. Hamdun, S.Ag., M.H.I. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan ikhtiar menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, penghormatan terhadap sesama, dan pembentukan karakter peserta didik.
Selanjutnya, materi penyusunan perangkat pembelajaran menggunakan Artificial Intelligence (AI) disampaikan oleh Rusnan, S.Ag., M.Pd. Pada sesi ini, peserta dikenalkan dengan pemanfaatan aplikasi SigMa dalam menyusun berbagai perangkat pembelajaran, mulai dari Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga Modul Ajar secara lebih efektif, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di madrasah. Para guru juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan AI sebagai pendukung dalam merancang perangkat pembelajaran yang berkualitas.
Sementara itu, Yulia Hidayati, S.Pd., M.Ed. membawakan materi mengenai pendekatan Deep Learning dalam proses pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini mendorong peserta didik untuk belajar secara lebih mendalam melalui pemahaman konsep, berpikir kritis, kolaboratif, serta mampu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Menurutnya, pembelajaran yang bermakna akan melahirkan pengalaman belajar yang lebih kuat dan berdampak bagi perkembangan peserta didik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTs Negeri 2 Mataram, Siti Hapsah, S.P., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi profesional di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan.
“Kami sangat bersyukur karena para guru mendapatkan kesempatan belajar langsung dari narasumber yang berpengalaman. Workshop ini tidak hanya memperkuat pemahaman tentang Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan Deep Learning, tetapi juga membekali guru dengan keterampilan memanfaatkan AI secara bijak dalam menyusun perangkat pembelajaran. Harapannya, kualitas pembelajaran di MTsN 2 Mataram semakin inovatif, efektif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Siti Hapsah.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 2 Mataram menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri madrasah. Sinergi antara Kurikulum Berbasis Cinta, pemanfaatan teknologi AI, dan pendekatan Deep Learning diharapkan mampu melahirkan pembelajaran yang lebih bermakna, berpusat pada peserta didik, serta mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


