Mataram – MTsN 2 Mataram kembali membawa pulang tropi penghargaan. Masa pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai, tidak menyurutkan semangat siswa/i MTsN 2 Mataram untuk tetap aktif dalam berbagai ajang kompetisi. Kali ini datang dari Mataram English Festival (MEF) ke-2 yang baru saja berakhir seluruh rangkaian acaranya pada Rabu, 23 Agustus 2021 yang lalu.

Siswi atas nama Saphira Amalia Putri kelas VII-A, sosok periang, rendah hati,  bertalenta berhasil menduduki juara ke-3 pada mata lomba Story Telling dalam ajang MEF yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram di bawah bimbingan Emilia Chalidiyanti, S.Pd selaku guru mata pelajaran Bahasa Inggris.

Kepala Madrasah dalam sambutannya pagi ini di halaman madrasah dihadiri siswa/i kelas VII (PTM-Terbatas) menyampaikan perhargaan yang tinggi terhadap prestasi yang diraih oleh ananda Saphira. Tak terlupakan reward yang diserahkan langsung oleh bapak Kepala Madrasah serta hadiah emas dari ibu pembina English Club MTs.N 2 Mataram ibu Emylia.

Selain itu Kepala Madrasah memberikan motivasi bagi siswa/i lainnya tentang pentingnya prestasi sebagai perwujudan dari kesungguhan kita menggali serta mengembangkan bakat/potensi yang dimiliki. Terlebih lagi dalam dunia pendidikan kita hari ini yang sarat dengan berbagai tantangan.

Prestasi itu tidak datang secara tiba-tiba (abra-kadabra ala pesulap), namun prestasi hadir dalam proses panjang. Ia datang dengan perjuangan tanpa lelah, spirit pantang menyerah serta tekad membaja, ikhtiar sungguh-sungguh untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik di setiap fase.

Sungguh setiap kita memiliki potensi. Menggali bakat/minat, menemukan serta

mengembangkannya adalah tanggungjawab bersama. Jadi jangan pernah putus asa, apalagi merasa rendah diri dari orang lain. Sesama manusia kita adalah makhluk terbaik yang dilengkapi dengan potensi unggul (akliah) yang menjadi pembeda dari makhluk lainnya. Potensi akliah itulah yang kita kembangkan dengan segenap daya/kekuatan yang kita miliki untuk mewujud menjadi kecakapan hidup.

Untuk itu berkompetisi menjadi yang terbaik adalah keniscayaan dalam sebuah lembaga pendidikan. Jika selama ini kita puas dengan prestasi yang kita raih, merasa puas berada pada zona nyaman, maka hari esok harus lebih baik. Itulah makna berkemajuan yang harus wujud baik dalam pikiran maupun perbuatan. Membutuhkan komitmen serta trik luar biasa jika kita ingin tetap eksis. Harus berani keluar dari zona nyaman jika ingin mewujudkan generasi hebat.

Semoga dengan hadirnya piala dari ananda Shapira pagi ini akan menjadi pemacu semangat siswa/i yang lain untuk meraih prestasi. Yang hari ini berprestasi tentu tidak boleh merasa puas dengan yang telah diraih, harus tetap memacu diri untuk terus menjadi yang tebaik. Melalui segenap program-program pembinaan lainnya semoga ke-depan akan muncul pejuang dan pemenang baru dalam setiap kompetisi sebagai bentuk keberhasilan madrasah dalam menjalankan amanah pendidikan menutup sambutannya.

Team Humas MTs.N 2 Mataram