mtsn2mataram- Jum’at pagi (8/3/2019) usai melaksanakan kegiatan imtaq, baca Qur’an dan sholat Dhuha bersama seluruh civitas MTsN 2 Mataram dilakukan acara lepas pisah guru-guru PPG UIN Mataram sebanyak 20 orang setelah menjalankan masa Program Pengalaman Lapangan (PPL) selama 2 (dua) minggu.

Acara yang dibuka oleh pemandu acara Zuhri Agustiani, S.PdI membacakan susunan acara diawali dengan Imtaq, baca Qur’an dan sholat Dhuha bersama, dilanjutkan dengan penyampaian Kesan dan pesan oleh perwakilan mahasiswa PPG UIN Mataram Rahmanuddin, S.PdI, sambutan sekaligus pelepasan oleh Kepala MTsN 2 Mataram dan sambutan sekaligus penerimaan kembali mahasiswa PPG UIN Mataram oleh dosen pembimbing Ahmad Zuhdi, M.Ag.

Dalam kesan dan pesannya Rahmanuddin mengungkapkan sangat berterimakasih kepada guru-guru pamong yang selalu dengan sabar membimbing kami dalam penyusunan administrasi pembelajaran, setia mendampingi kami dalam praktik mengajar di kelas, selain itu juga kami sangat berterima kasih kepada staf TU yang siap sedia mempersiapkan perlengkapan mulai dari papan tulis, LCD, soundsystem, dokumentasi dan lainnya selama mengikuti PPL, semoga amal ibadah mereka dibalas oleh Allah SWT dan kami berharap semoga apa yang kami dapatkan di MTsN 2 Mataram bisa diterapkan disekolah kami masing-masing.

Sementara Kepala MTsN 2 Mataram H. Marzuki, M. Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sesungguhnya PPL bagi guru PPG ini secara bahasa kasarnya bisa dikatakan seperti menggarami air di lautan artinya bapak ibu guru PPG yang menjalankan PPLnya sebenarnya sudah puluhan tahun mengajar, mengabdi di madrasah walaupun ada keterbatasan-keterbatasan yang dijumpai. “Ini menjadi dilema bagi guru-guru Pamong dimana guru PPG yang dibimbing lebih tua, lebih senior sementara guru pamongnya jauh lebih muda, terlepas dari itu disini hubungan antara guru pamong dengan guru PPG dilakukan sebagai tutor sebaya, pendekatan sebagai persahabatan dan teman”, ungkap H. Marzuki.

Sistem sertifikasi guru yang sekarang dengan yang lama menurut H. Marzuki adalah berbeda, dulu prosesnya lebih mudah hanya dengan menampilkan portofolio dan sekarang untuk mendapatkan sertifikat pendidik sebagai pengakuan guru yang profesional dalam bidangnya harus melalui banyak proses sebelum PPG Melaluu proses PLPG selama 10 hari yang sekarang diganti menjadi PPG selama 4 bulan.

Diakhir sambutannya H. Marzuki berharap agar semua guru PPG UIN Mataram yang telah melakukan praktek mengajarnya di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Mataram selama kurang lebih dua minggu lulus 100 % dengan standar penilaian yang telah dilakukan melalui proses pembelajaran. Oleh sebab itu pada kesempatan hari Jum’at tanggal 8 Maret 2019 secara resmi kami menyerahkan kembali mahasiswa PPG UIN Mataram kepada pihak kampus melalui dosen pembimbingnya Ahmad Zuhdi, M. Ag dan tak lupa kami sampaikan mohon maaf yang sebesarnya bila ada khilaf, kesalahan, sikap yang tidak mengenakkan selama bergaul, berteman, dan bersahabat bersama guru-guru dan siswa-siswa di madrasah. (@ruslanwahid)