Mataram – Rabu, 27 Oktober 2021 bertempat di Mushallah Baitul Atiq MTs.N 2 Mataram, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Sanitasii Total Berbasis Masyarqkqt (STBM) dirangkai dengan pemilihan Duta Sanitasi dari siswa/i MTs.N 2 Mataram.

Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan yg di ambil oleh pembina PMR dan pembina UKS setelah mengikuti pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), GESI (Gender Equality and Sosial Inclusion)
dan Management Kesehatan Menstruasi (MKM) bagi guru dan petugas puskesmas yg diadakan di hotel Aston beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya membuka kegiatan sosialisasi STBM Kepala Madrasah Bapak Sumber Hadi, M.Ag. menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi segenap Civitas MTs.N 2 Mataram, karena segenap madrasah di Indonesia hari ini sedang melaju dalam dinamikanya yang kompetitif. Untuk itu perkembangan informasi dan program-program edukatif semacam ini harus disambut baik dalam rangka mengisi pertumbuhan dan perkembangan potensi siswa.

Pendidikan bukan hanya tentang tatap muka di ruang kelas, namun pendidikan adalah tentang transformasi nilai yang disuguhkan oleh kelompok msyarakat secara luas kepada generasi muda. Termasuk di dalamnya tentang bagaimana pemanfaatan segenap fasilitas madrasah sebagai media dan sumber belajar bagi peserta didik.
Untuk itu MTs.N 2 Mataram berkepentingan menyuguhkan ragam program yang bersifat edukatif bagi pemenuhan kebutuhan kognisi, skill serta sikap bagi segenap warga madrasah untuk bekal menyongsong kehidupan yang semakin dinamis ungkapnya.

Saya harapkan para peserta STBM untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Pertanyakan segala sesuatu yang kurang jelas pada materi yang disampaikan nantinya sebagai wujud dinamika dalam penalaran kritis tutupnya.

Selaku pemateri pada kegiatan STBM adalah bapak Rahman Riadi, AM.KL (petugas kesehatan) dari Puskesmas Selaparang. Adi dalam sosialisasinya menyampaikan bahwa STBM Merupakan pendekatan untuk merubah prilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan dengan Indikator outcame dan output. Indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan prilaku. Selanjut Adi menyampaikan 5 pilar STBM yakni :
1. Stop buang air besar di sembarang tempat
2. Cuci tangan pakai sabun
3. Pengelolaan makanan dan minuman
4. Pengelolaan sampah
5. Pengelolaan limbah cair

“Harapan saya dalam pembentukan duta sanitasi sekolah yakni duta terpilih menjadi agen perubahan sanitasi khususnya di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar” ungkapan Ibu Hapsah selaku Pembina PMR MTs.N 2 Mataram.

Tidak jauh berbeda dengan pembina PMR, pembina UKS Ibu Haifun Mawani, S.Pd.I juga menyampaikan harapannya yakni “semoga dengan kegiatan sosialisasi ini menjadikan lingkungan madrasah menjadi lingkungan yang bersih dan sehat.

Antusiasme siswa peserta sosialisasi dan pemilihan duta terlihat saat melakukan tepuk sanitasi, semua terlihat bersemangat. Adapun siswa/i MTs.N 2 Mataram yang terpilih menjadi Duta Sanitasi kali ini adalah ananda Dwi Isnaini Maulidya kelas 8 F, Fithri Kammilya kelas 8 D, Randy Prasetyo kelas 8 D, dan ananda Ibnu Malik Akhmad kelas 8 B.

Duta yang terpilih hari ini diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperolehnya dalam sosialisasi ini di madrasah dan lingkungan masyarakat sekitar dan semoga UKS MTsN 2 Mataram mampu bersaing dalam ajang kompetisi ke depan.

Tim Humas MTs.N 2 Mataram