mtsn2mataram- Seluruh keluarga Besar MTsN 2 Mataram melaksanakan Upacara Bendera Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 73, sebagai pembina Upacara langsung di pimpin oleh Kepala MTsN 2 Mataram Drs. H. Marzuki, M.Pd diselenggarakan pada Hari Jumat, 17 Agustus 2018  di Lapangan MTsN 2 Mataram.

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat walaupun dalam suasana Lombok berduka akibat dilanda gempa bumi secara berturut-turut dengan 6.4, 7.0 dan 6.2 Skala Richter. Apel bendera yang diikuti seluruh siswa-siswi para guru dan staf TU dan Paskibra MTsN 2 Mataram.

Pada upacara tersebut H. Marzuki dalam amanatnya membacakan isi sambutan pidato Gubernur NTB Dr. TGH. M. ZAINUL MAJDI mengatakan peringatan ini merupakan wujud syukur kita ke hadirat Allah SWT Tuhan yang Maha Penyayang, yang telah memberikan nikmathidup sebagai bangsa yang merdeka, sekaligus sebagai momentum bagi kita semua untuk bisa mengenang, bersyukur dan berterima kasih kepada para pahlawan pejuang kemerdekaan.

Peringatan ini juga merupakan momentum bagi Daerah kita untuk bangkit bekerja dan terus menorehkan prestasi pembangunan setelah gempa bumi yang terjadi. Inilah perjuangan kita sebagai masyarakat NTB harus bisa bangkit dari segala macam musibah, dengan bersabar dengan semangat untuk hidup dan bekerja lagi serta bersama-sama bergotong royong memulihkan situasi dan kondisi.

Kita yakin bahwa kita mewarisi darah dan semangat pejuang. Eksistensi ini ditunjukkan dari daya tahan dan daya juang tinggi untuk terus bertahan dan bersatu, sebagaimana sejarah bangsa kita yang penuh dengan kisah perjuangan dan kepahlawanan. Dan inilah wujud nyata mental dan kualitas masyarakat indonesia yang sebenarnya. Semangat indonesia adalah keberanian, kerja keras, mandiri, kebangkitan dalam kebersamaan serta jiwa merdeka. Semangat inilah yang selama ini hendak digaungkan kembali lewat gerakan revolusi mental. Menguatkan kembali jiwa-jiwa pejuang dalam hati kita semua, para generasi muda dan pelanjut cita kehidupan bangsa.

Saya ingin semangat ini menjadi semangat kolektif kita di daerah ini untuk bersama membangkitkan kembali seluruh hal yang telah porak poranda akibat bencana gempa 6.4, 7, dan 6.2 skala richter dengan epicentrum di sekitar kabupaten lombok utara dan lombok timur. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan bencana tersebut diantaranya adalah melakukan evakuasi, penyaluran logistik, revitalisasi jaringan telepon, air dan listrik, penyaluran air bersih, mendirikan tenda pengungsian, pemberian santunan, menyediakan kebutuhan sanitasi serta pelayanan kesehatan lapangan dan pendidikan darurat.

Terhadap seluruh upaya tersebut, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh stakeholders penanganan kebencanaan, termasuk dari pihak- pihak swasta dan para relawan yang telah berkontribusi besar serta ikhlas dalam seluruh upaya kemanusiaan.

Ke depan, daya tahan dan daya juang kita akan terus diuji. Tantangan kedepan juga semakin berat dan kompleks mengikuti
Perkembangan global. Untuk itu berbagai potensi sumberdaya dan karakter lingkungan menjadi salah satu hal yang patut untuk terus kita kenali dan berdayakan, sebagai modal dasar dalam persaingan global serta meraih kesejahteraan. Karena itulah dalam perayaan kemerdekaan yang ke-73 ini saya mengajak kita semua untuk terus bekerja, menumpahkan energi kemajuan serta semangat kebangkitan dan revolusi mental dengan sepenuh hati.

Selama hampir satu dekade kita telah membuktikan bahwa dengan semangat dan energi seperti ini, NTB mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional. Pencapaian pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka, pencapain mdg’s, serta peningkatan indeks dan peringkat ipm secara nasional. Ini menggambarkan betapa positifnya energi yang kita miliki. Termasuk pembangunan berbagai infrastruktur dasar dan perhubungan menjadi sumber daya yang akan terus meningkatkan daya saing pembangunan daerah kita.

Hal inilah yang mengantarkan kita berhasil meraih ratusan prestasi pembangunan. Mari kita terus bekerja untuk mewujudkan prestasi bangsa dan menjadi bangsa yang berprestasi. Oleh karena itu, marilah kita terus berjuang membangun bangsa dan daerah nusa tenggara barat yang kita cintai. Bekerja nyata dengan segala kesungguhan hati sesuai peran yang kita emban masing- masing.

Ke depan tentu masih banyak hal yang harus kita perjuangkan dalam mewujudkan masyarakat nusa tenggara barat yang beriman, berbudaya, berdayasaing dan sejahtera. Perayaan hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan republik indonesia ini semoga memberi semangat baru kepada kita semua, dan nilai perjuangan yang terkandung didalamnya mampu menginspirasi kita untuk berinovasi dan bekerja nyata dalam memantapkan ikhtiar membangun ntb yang lebih maju dan sejahtera. Dirgahayu republik indonesia “kerja kita prestasi bangsa”. Tutup H. Marzuki sekaligus mengakhiri membacakan pidato sambutan Gubernur NTB. (Lan)